AsliDomino – Kucing begitu dicintai dan menjadi peliharaan favorit banyak orang di seluruh dunia. Mereka bisa menjadi teman yang baik di rumah dan memberikan rasa bahagia pada pemiliknya. Wajah dan tingkahnya yang imut juga menjadi poin plus untuk kita memelihara kucing.

Tentunya memelihara kucing tidak selalu menyenangkan. Ada beberapa risiko kesehatan yang harus kita hadapi karena hewan berbulu tersebut. Ingin tahu apa saja risiko tersebut? Kira-kira seberbahaya apa, ya? Simak penjelasannya berikut ini!

  • Infeksi gigitan kucing

Gigitan kucing merupakan masalah yang sepele. Akan tetapi, jika tak beruntung, kamu akan masuk ke dalam 15 persen orang yang harus dirawat di rumah sakit karena hal ini.

Gigi kucing memang tak mampu menimbulkan luka yang dalam pada kulit kita. Akan tetapi, gigitan itu mampu menyebabkan infeksi karena kucing membawa Pasteurella multocida di mulutnya. Ini merupakan bakteri agresif yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi.
  • Penyakit karena cakaran kucing

Selain gigitan, kamu juga harus waspada akan cakaran kucing. Walaupun luka yang disebabkan cukup kecil dan tak sakit, kamu berisiko untuk terkena fellinosis atau cat scratch disease (CSD). Penyakit tersebut dibawa oleh kucing, tetapi disebabkan oleh bakteri bernama Bartonella henselae. 

  • Keracunan bakteri Salmonella

Infeksi karena bakteri Salmonella atau salmonellosis merupakan jenis keracunan yang sering dialami manusia. Salah satu hewan yang menjadi perantaranya adalah kucing. Masih dari sumber yang sama, bakteri tersebut bisa menular ke manusia melalui kotoran kucing yang terinfeksi.

  • Penyakit karena kutu

Kucing secara umum membawa banyak parasit. Salah satunya adalah kutu. Melansir AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA, gigitan hama kecil tersebut dapat menimbulkan berbagai kondisi pada manusia. Di antaranya rasagatal yang sangat mengganggu hingga inflamasi kulit.

  • Toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan penyakit yang sangat erat kaitannya dengan kucing. Disebabkan oleh parasit protozoa Toxoplasma gondii, penyakit ini biasa ditularkan ke manusia melalui kontak dengan kotoran, urine, dan daging kucing yang terinfeksi.

Pada umumnya, toksoplasmosis menimbulkan gejala yang menyerupai flu. Tubuh terasa sakit, pusing, demam, pembengkakan limpa, hingga kejang. Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi berupa kebutaan, infeksi otak, dan gangguan pendengaran pada bayi.

  • Berbagai risiko lainnya

Selain enam penyakit yang telah disebutkan, sebenarnya masih banyak risiko kesehatan lain dari memelihara kucing. Berikut ini di antaranya:

  • Infeksi cacing gelang, tambang, pita, dan ringworm;
  • Giardiasis;
  • Cryptosporidiosis;
  • Infeksi bakteri Yersinia pestis;
  • Alergi bulu;
  • Penyakit Lyme;
  • Sporotrichosis, dan lain sebagainya.

Itulah sejumlah risiko kesehatan memelihara kucing yang harus kamu hadapi. Semua risiko bisa diminimalkan jika kamu menjaga kesehatan, rajin memeriksakan kucing ke dokter, memastikan kucing mendapat vaksinasi yang dibutuhkan, dan meminimalkan kontaknya dengan hewan-hewan liar. AGEN POKER ONLINE TERBAIK

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *