AsliDomino – Ada beberapa hormon yang berkaitan dengan stres, salah satu yang utama adalah kortisol.

Kortisol adalah hormon steroid yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, yang letaknya ada di atas tiap ginjal. Ketika dilepaskan ke dalam aliran darah, kortisol punya banyak peran dalam fungsi tubuh untuk membantu:

  • Respons tubuh terhadap stres atau bahaya
  • Meningkatkan metabolisme tubuh terhadap glukosa
  • Mengontrol tekanan darah
  • Mengurangi inflamasi

Kortisol juga diperlukan untuk respons fight or flight, yaitu mekanisme respons tubuh saat menghadapi stres, yakni memilih untuk melawan (fight) atau lari (flight). Ini adalah proses alami yang sehat terhadap ancaman.

Jumlah kortisol yang diproduksi sangat diatur oleh tubuh untuk memastikan keseimbangannya benar. Bila kadar kortisol dan hormon stres lainnya terlalu tinggi, maka itu dapat memengaruhi tubuh dalam mengelola stres dan fungsi lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kadar hormon stres tetap terkendali.

Berikut ini adalah beberapa cara praktis untuk menurunkan kadar hormon stres agar tubuh dapat mengelola stres dengan semestinya.

1. Meditasi setiap pagi

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK, meditasi di pagi hari memiliki efek dramatis pada otak sepanjang hari, termasuk meningkatkan pengendalian diri, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi stres maupun kecemasan.

2. Tertawa

Tertawa telah terbukti menurunkan kadar semua hormon stres, seperti adrenalin, dopamin, dan, kortisol, sekaligus melepaskan hormon perasaan senang, seperti endorfin, yang juga memiliki manfaat kesehatannya sendiri. Selain itu, humor menawarkan perspektif yang lebih ringan.

3. Merawat hewan peliharaan

Bersahabat dengan hewan juga dapat mengurangi hormon stres yang disebut kortisol. Dalam sebuah penelitian di jurnal Pain Management Nursing, disebutkan bahwa terapi interaksi dengan anjing mampu mengurangi stres dan mengakibatkan perubahan kortisol selama prosedur medis kecil pada anak-anak.

4. Konsumsi makanan sehat

Asupan nutrisi berpengaruh terhadap tingkat kortisol. Dikutip dari laman Healthline, asupan gula dapat memicu pelepasan kortisol. Konsumsi gula juga terkait dengan kortisol yang lebih tinggi pada individu yang mengalami obesitas.

Beberapa makanan yang memberikan efek positif terhadap kadar kortisol adalah cokelat hitam, buah-buahan, teh tanpa gula, air, serta makanan yang mengandung probiotik serta prebiotik.

5. Tidur berkualitas

Durasi tidur dapat memengaruhi kadar kortisol seseorang. Melansir AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA  tidur malam yang buruk atau kurang tidur yang lama dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol dalam aliran darah.

Oleh karena itu, penting bagi orang-orang untuk memperhatikan jumlah dan kualitas tidur yang mereka miliki dan mencoba membatasi kemungkinan gangguan tidur.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *