AsliDomino – Olahan makanan berbahan dasar tepung yang satu ini sering dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Roti tawar biasanya dijumpai sebagai menu sarapan, tinggal dioles mentega dan/atau selain, lalu dilahap. Tak cuma itu, beberapa orang juga kerap menjadikan sajian roti tawar sebagai camilan pengganjal lapar.

1. Meningkatkan risiko diabetes

Lori Zanini, RD, CD, lewat bukunya yang berjudul AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA mengungkapkan, dalam roti putih terkandung banyak gula dan apabila dimakan terlalu banyak akan meningkatkan kadar gula darah.

Ketika kadar gula darah melonjak, hal itu akan berdampak pada risiko penyakit diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.
2. Merasa lebih lapar

Sebagian dari kita pasti sepakat kalau roti tawar putih adalah camilan praktis untuk mengganjal lapar. Namun, fakta mengatakan hal lain.

Sebuah studi yang terbit dalam jurnal PLoS One menunjukkan bahwa indeks glikemik tinggi yang terdapat dalam roti tawar justru bisa meningkatkan rasa lapar.

3. Kenaikan berat badan

Roti tawar putih termasuk olahan makanan yang minim nutrisi, rendah serat, tetapi tinggi kalori. Makan makanan yang seperti itu memungkinkan terjadinya penambahan berat badan. Sebab, tubuh akan mencernanya dengan cepat, dengan begitu kamu akan mudah merasa lapar lagi, sehingga jadi makan lebih banyak.

4. Perut terasa kembung

Tak hanya rendah serat, roti tawar juga mengandung sodium yang terbilang tinggi. Rasa tak nyaman pada perut bisa terjadi dikarenakan konsumsi garam atau sodium yang berlebihan.

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK, bahan utama pembuat roti, yaitu gandum, dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada banyak orang. Gangguan pencernaan yang bisa kamu rasakan akibat terlalu banyak makan roti yaitu sembelit alias sulit buang air besar.

5. Memicu depresi

Antara depresi dan konsumsi karbohidrat olahan seperti roti tawar putih ternyata ada hubungannya, lho.konsumsi roti dan nasi putih dapat meningkatkan risiko depresi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause.

Kerusakan hormon dapat terjadi akibat terlalu banyak makan roti tawar. Alhasil, hal itu akan berdampak pada perubahan suasana hati, kelelahan, dan beragam gejala depresi yang lainnya.

Nah, itulah dampak buruk yang bisa terjadi bila keseringan atau terlalu banyak makan roti tawar, begitu pula dengan produk karbohidrat simpleks maupun karbohidrat olahan lainnya. Sebagai alternatif, kamu bisa ke roti yang kaya akan serat dan lebih sehat, seperti roti gandum.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *