AsliDomino -Stres merupakan bagian yang melekat dalam kehidupan seseorang. Stres bisa dialami setiap hari dan dalam berbagai bentuk. Mulai dari persoalan kecil hingga besar, tergantung cara kita menyikapinya. Tak cuma mental, stres juga bisa memengaruhi fisik. Salah satunya berdampak buruk bagi otak kita.

Meski penelitian ini dilakukan pada tikus, tetapi kemungkinan hal yang sama juga terjadi pada manusia. Nah, supaya lebih bijak dalam mengelola stres, kamu perlu tahu apa saja efek buruk stres bagi kesehatan otak. Berikut ini penjelasannya.

  • Memori akan terganggu

Sering lupa menaruh barang? Misalnya kunci, kartu ATM, dan sebagainya. Bahkan, kadang belum semenit barang tersebut diletakkan, kamu sudah lupa di mana menaruhnya. Jika pernah mengalaminya, bisa jadi kamu sedang mengalami stres.

Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan jaringan lobus hipokampus-frontal, di mana hipokampus memainkan peran penting dalam konsolidasi informasi dari memori jangka pendek ke panjang, serta dalam memori spasial yang memungkinkan untuk navigasi.

  • Otak akan menyusut

Di lansir oleh AGEN POKER ONLINE TERBAIK  menemukan fakta bahwa terlalu sering stres menyebabkan hilangnya koneksi sinaptik antara sel-sel otak, yang dapat mengakibatkan penurunan massa otak di korteks prefrontal (bagian otak tepat di belakang dahi yang bertanggung jawab untuk mengatur perilaku).

  • Bisa mengubah struktur otak

Otak terdiri dari neuron dan sel pendukung, yang dikenal sebagai materi abu-abu, yang bertanggung jawab atas pemikiran tingkat tinggi seperti pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Namun, otak juga mengandung apa yang disebut dengan materi putih, yang terdiri dari semua akson yang terhubung dengan daerah lain di otak untuk mengomunikasikan informasi.

  • Bisa berperan dalam gangguan mental

Perubahan tersebut membantu menjelaskan kenapa orang-orang yang mengalami stres kronis juga lebih rentan terhadap gangguan mood dan kecemasan di kemudian hari. Nggak cuma itu, stres memengaruhi otak dengan cara yang mungkin membuat seseorang menjadi tertutup.

  • Bisa menurunkan neuron

Dengan uji coba pada hewan, penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa peristiwa stres sosial dapat membunuh neuron baru di hipokampus otak. Hipokampus adalah salah satu wilayah otak yang berhubungan dengan memori, emosi, dan pembelajaran. Ini juga salah satu dari dua area otak di mana neurogenesis, atau pembentukan sel-sel otak baru, terjadi sepanjang hidup.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *