AsliDomino – Tidur menjadi salah satu aktivitas penting bagi kita untuk membantu mencegah penyakit serta menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

Sayangnya, tahu bahwa tidur itu penting untuk menunjang kesehatan, tetapi banyak yang masih belum sadar akan pentingnya menjaga ritme tidur yang berkualitas. Entah karena alasan pekerjaan, hobi begadang, dan lain sebagainya.

Padahal, melansir informasi dari National Institutes of Health, kurang tidur dapat berdampak pada kinerja fungsi otak, sehingga memengaruhi kemampuan individu dalam konsentrasi, berpikir jernih, dan memproses ingatan.

Para ahli pun sepakat bahwa kurang tidur dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.AGEN POKER ONLINE

1. Mengapa manusia perlu tidur?

Meski pertanyaan tersebut sulit dijawab, tetapi peneliti telah mengembangkan beberapa teori yang dapat membantu menjelaskan mengapa kita menghabiskan sepertiga hidup untuk tidur.

  • Inactivity theory
  • Energy conservation theory
  • Restorative theory
  • Brain plasticity theory

2. Studi terbaru menyelidiki kurangnya tidur terhadap implikasi psikologis

Studi berjudul “Sleep duration and affective reactivity to stressors and positive events in daily life” yang dilakukan oleh peneliti dari University of British Columbia, Kanada, menemukan fakta baru jika tidur malam tidak cukup, orang-orang lebih rentan mengalami pengalaman negatif.

Ketika kurang tidur, kapasitas mempertahankan perasaan positif cenderung berkurang pada peristiwa yang menyinggung secara emosional.

3. Pola yang muncul menunjukkan kurangnya kemampuan bertahan atau merasa positif saat kurang tidur

Studi di atas mengeksplorasi efek kurang tidur dengan analisis data dari partisipan di Amerika Serikat. Sebanyak 57 persen partisipan adalah perempuan yang diminta memberi tahu rincian sosiodemografi dan informasi kondisi kronis yang diderita kepada peneliti di awal penelitian. Selama 8 hari berturut-turut, para partisipan mencatat jam tidur mereka setiap hari dan menceritakan peristiwa yang dialami ke dalam buku harian.

4. Tidur cukup menyebabkan respons yang lebih baik terhadap pengalaman positif keesokan harinya

Sebuah studi dalam Western Journal of Medicine tahun 2000 telah menjelaskan bahwa individu dengan kondisi kesehatan kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung, cenderung lebih reaktif secara emosional ketika dihadapkan dengan peristiwa stres.

Pada studi yang dilakukan oleh Dr. Nancy dan rekan, dijelaskan adanya kemungkinan yang berhubungan pada orang dengan kondisi kesehatan kronis, yang mendapatkan respons lebih baik terhadap pengalaman positif keesokan harinya saat tidur cukup pada malam harinya.

5. Tips meningkatkan durasi dan kualitas tidur

Melansir AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
, beberapa cara sederhana berikut ini dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan rutinitas tidur. Ketika jadwal tidur telah ditetapkan, maka penting untuk mematuhinya sekalipun pada akhir pekan atau hari libur.

Selanjutnya adalah menghindari konsumsi alkohol dan kafein (termasuk teh, kopi, minuman ringan, dan cokelat) khususnya di sore hari sampai menjelang jam tidur.

Saat kamu memutuskan akan tidur, jauhkan diri dari smartphone atau perangkat elektronik setidaknya 1 jam sebelum tidur. Selain itu, jauhkan diri dari hewan peliharaan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *