AsliDomino – Parasit adalah organisme yang bertahan hidup dengan cara menumpang pada makhluk hidup lain. Parasit juga sering kali merugikan karena biasanya hidup dengan mengambil nutrisi dari inangnya.

Parasit bisa hidup dengan menumpang pada tanaman, hewan, maupun manusia. Risiko infeksi parasit pada manusia lebih tinggi di daerah pedesaan maupun tempat yang memiliki sanitasi buruk, sehingga meningkatkan kemungkinan kontaminasi parasit pada makanan dan air minum.

Apa saja jenis parasit yang dapat hidup di tubuh kita? Berikut ini daftarnya!

1. Cacing kremi

Cacing kremi adalah parasit kecil yang tidak berbahaya dan lebih sering terjadi pada anak-anak. Ketika sudah dewasa, cacing ini hidup di usus besar dan rektum, sementara cacing betina bertelur di sekitar anus, biasanya pada malam hari.

Pada kasus tertentu, infeksi cacing kremi tidak menunjukkan gejala. Gejala umum yang biasa muncul di antaranya:

  • Anus gatal
  • Rasa gatal yang diakibatkan bikin susah tidur
  • Anus terasa sakit dan terdapat ruam
  • Sakit perut
  • Mual

Bila mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

2. Kutu rambut

Kutu rambut merupakan parasit yang hidup di rambut dan meminum darah dari kulit kepala inangnya. Menurut keterangan dari Nemours Foundation, walaupun secara umum tidak berbahaya, tapi kutu dapat menyebabkan rasa gatal dan sangat menular. Kutu rambut paling sering menular di antara anak-anak.

Untuk menghilangkan kutu rambut, kamu bisa keramas menggunakan sampo yang dapat membunuh kutu beserta telurnya, dan dengan obat yang diresepkan dokter.

3. Candida

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK, Candida merupakan jamur parasit yang tumbuh subur di tempat-tempat yang gelap, hangat, dan lembap seperti mulut, lipatan kulit, dan selangkangan. Infeksinya menyebabkan ruam kulit, gatal, dan bengkak.

4. Cacing pita

Cacing pita dapat masuk ke tubuh saat seseorang meminum air yang terkontaminasi telur atau larva cacing pita, atau mengonsumsi daging mentah atau setengah matang.

Gejala yang bisa dirasakan oleh seseorang yang mengalami infeksi cacing pita di usus (taeniasis) adalah:

  • Mual
  • Penurunan nafsu makan
  • Sakit perut
  • Diare
  • Pusing
  • Keinginan untuk makan makanan asin
  • Penurunan berat badan akibat gangguan penyerapan makanan

Bila mengalami gejala-gejala di atas, cek kondisimu ke dokter.

5. Sarcoptes scabiei

Tungau Sarcoptes scabiei, penyebab skabies, menggunakan delapan kakinya untuk menggali ke dalam lapisan atas kulit manusia dan kemudian mendapatkan makanan di daerah selangkangan, ketiak, di antara jari tangan atau kaki, atau di bawah pinggang.

Gejala skabies meliputi:

  • Rasa gatal hebat yang umumnya dirasakan paling parah pada malam hari
  • Bekas galian tungau yang tipis dan tidak reguler, umumnya berbentuk luka atau benjolan. Biasanya ini muncul di area lipatan kulit, walau hampir setiap bagian tubuh bisa terkena

Pada orang dewasa dan anak yang lebih besar, skabies umumnya ditemukan di area antara jari, ketiak, sekitar pinggang, bagian dalam pergelangan tangan, siku bagian dalam, telapak kaki, area sekitar payudara, area sekitar alat kelamin laki-laki, bokong, lutut, dan selangka punggung.

Sementara itu, pada anak yang lebih kecil dan bayi, skabies bisa muncul di kepala, wajah, leher, telapak tangan, dan telapak kaki.

Demikianlah beberapa parasit yang dapat hidup di tubuh manusia. Agar tubuhmu tidak menjadi inang bagi parasit ini, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan diri, makanan, dan barang-barang di sekitarmu. Bila merasakan gejala-gejala yang disebutkan di atas, baiknya temui dokter agar bisa ditangani dengan tepat.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *