AsliDomino – Mencintai diri sendiri atau self-love adalah hal yang sangat penting dalam hidup, terutama jika berkaitan dengan kesehatan mental dan kebahagiaan seseorang. Namun sayangnya, banyak sekali orang yang berkoar-koar bahwa dia mencintai dirinya sendiri tetapi salah dalam penerapannya yang justru memperlihatkan bahwa cintanya kepada diri sendiri itu palsu.

Seperti tujuh sikap berikut ini yang jangan sekali-kali kamu melakukannya karena sama sekali bukan penerapan self-love yang benar dan tepat. Apa sajakah itu? Yuk, mari disimak!

1. Enggan keluar dari zona nyaman

Memang salah satu tanda kita mencintai diri sendiri adalah dengan melakukan sesuatu yang kita sukai dengan sepenuh hati serta tekun dan bersungguh-sungguh. Namun, jangan kamu jadikan ini sebagai alasan untuk menutup diri dari hal-hal baru dan enggan untuk keluar dari zona nyaman karena sikap seperti ini bukan cara mencintai diri sendiri yang benar.

Sebaliknya, sikap seperti ini menunjukkan bahwa kamu gak mau berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Ingatlah bahwa berani bergerak dari zona nyaman dengan melakukan sesuatu yang gak kamu sukai juga termasuk self-love, lho.AGEN POKER ONLINE TERBAIK

2. Berlebihan dalam memprioritaskan diri sendiri

Dalam konteks self-love, kamu pasti familiar dengan kata-kata yang menyarankan  bahwa jangan pernah ragu untuk berkata ‘tidak’ dan berani memprioritaskan diri sendiri. Artinya, kamu gak perlu merasa bersalah ketika kamu menempatkan kepentingan diri sendiri dengan berani menolak karena kamu gak akan bisa menyenangkan semua orang.

Namun, kamu juga harus tahu bahwa hal ini bukan pembenaran untuk memprioritaskan kepentingan diri sendiri secara berlebihan atau dengan kata lain, cenderung bersikap egois dan gak mau tahu kepentingan orang lain. Cobalah sesekali kamu membantu orang lain semampumu karena sejatinya manusia itu akan selalu membutuhkan manusia lainnya, ingat itu!

3. Tutup telinga terhadap segala masukan dari orang lain

Salah satu cara kamu mencintai diri sendiri adalah dengan adanya self accceptance atau adanya penerimaan diri sendiri serta adanya kemauan untuk berkembang lebih baik lagi. Namun, bukan berarti kamu bisa melakukannya seorang diri karena kamu juga butuh saran dan masukan dari orang lain yang sifatnya membangun.

Tapi hal itu juga harus disaring mana yang sesuai dengan nilai dan prinsip hidupmu dan disertai dengan respons yang baik kepada si pemberi saran tersebut. So, jangan sampai deh kamu tutup telinga dari segala masukan dari orang lain demi kebaikanmu sendiri, ya!

4. Gak mau realistis dalam menjalani kehidupan

Banyak sekali orang-orang yang menganggap bahwa memiliki standar kebahagiaan sendiri adalah salah satu bentuk dari self-love, itu memang benar adanya karena dengan memiliki versi diri kamu sendiri dalam kebahagiaan membuat hidupmu menjadi terasa lebih ringan karena gak terbebani oleh ekspektasi orang lain di sekitarmu. Namun, jika terlalu berpegang teguh pada standar kebahagiaanmu sendiri dan gak mau realistis dalam hidup bukankah itu sama saja dengan fake love?

Jawabannya tentu saja iya, misalnya kamu punya standar bahwa bahagia itu sederhana dan gak butuh yang namanya uang tetapi kenyataannya masyarakat sekitar menganut prinsip bahwa uang bisa mendatangkan kebahagiaan.

Jika kamu mempertahankan prinsip bahagia yang seperti itu, yang ada kamu malah sengsara dan hidupmu semakin tersiksa. Maka dari itu, menjadi realistis dalam menjalani hidup bukan berarti kamu membenci prinsip hidupmu sendiri tetapi karena kamu cinta dan sayang sama diri sendiri, kan.

5. Gak mau menjaga kesehatan fisik

Menerapkan body positivity merupakan salah satu cara kita mencintai diri sendiri karena dengan mencintai tubuh kita sendiri apapun bentuknya akan meningkatkan rasa percaya diri kita dan gak perlu lagi minder sekaligus meningkatkan kadar kebahagiaan kita sendiri.

Tetapi hal itu bisa berakibat fatal jika gak dibarengi dengan kemauan untuk menjaga kesehatan diri sendiri. Sebab, jika bentuk tubuh kamu sendiri saja sudah dikategorikan gak sehat menurut konteks medis, maka kamu harus segera mengubahnya dengan berolahraga dan mengubah pola makan.

Kalau terus menerus dibiarkan dengan dalih self-love dan body positivity, sama saja kamu menimbun banyak penyakit berbahaya di masa depan.

6. Enggan belajar dari kesuksesan orang lain

Bagaimana bisa kamu mencintai diri sendiri kalau kamu sendiri masih sering membanding-bandingkan dengan orang lain?  Kalimat pertanyaan ini sering terlontar dari mulut orang-orang yang memberikan wejangan tentang self-love tentang pentingnya mensyukuri apa yang ada dalam diri sendiri.

Namun sadarkah kamu kalau hal tersebut gak boleh dijadikan alasan untuk enggan dan gak mau belajar dari kesuksesan orang lain? Akibatnya sama seperti pada poin pertama yakni hidupmu akan susah untuk berkembang dan bergerak maju.

Memang sih, kamu gak boleh membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain karena setiap orang punya jalan hidupnya sendiri-sendiri. Namun, bukankah lebih baik jika kamu mau mengambil pelajaran dari kisah sukses orang lain supaya termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

7. Gak mau menjaga citra diri di depan orang lain

Salah satu pilar utama self-love adalah memiliki kepercayaan diri tinggi dan keberanian untuk menjadi berbeda dari orang kebanyakan. Namun sayangnya, hal ini kerap dijadikan alasan pembenaran untuk bertingkah semaunya sendiri dan gak mau belajar menjaga image diri sendiri di depan orang lain.

Padahal kalau dirunut lebih dalam lagi, sikap anti jaim seperti itu hanya akan menyulitkan kamu dalam bersosialisasi di masyarakat dan juga akan dibenci orang lain karena dianggap gak tahu etika.

Sebenarnya, gak salah, kok untuk sesekali jaim saat berinteraksi dengan masyarakat sekitar karena jika kamu benar-benar mencintai diri sendiri, maka kamu juga harus bisa menjaga citra positifmu di depan orang lain.

Itulah beberapa sikap yang harus dihindari dan jangan pernah dilakukan karena ini bukan termasuk penerapan self-love yang benar dan tepat, melainkan ini sudah tergolong fake love. Nah, jika kamu benar-benar cinta dan sayang sama diri sendiri maka kamu juga harus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik bukannya menjadi lebih buruk, oke?AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *