AsliDomino – Baik sebelum maupun saat pandemik COVID-19, kegiatan lari atau joging masih diminati. Selain bisa dilakukan di mana pun dan tanpa harus membayar mahal untuk menjadi anggota gym, joging memiliki segudang manfaat kesehatan.

Namun, sering kali olahraga ini menyimpan risiko cedera. Supaya kamu bisa joging dengan leluasa dan aman, lakukan tips ini agar jogingmu maksimal dan mencegah cedera.

1. Pemanasan dengan lari-lari kecil dan gerakan ringan

Sebelum mulai berlari, mulailah dengan pemanasan menggunakan gerakan ringan seperti melemaskan kaki, melenturkan otot-otot, dan lain-lain. Setelah itu, mulailah dengan melakukan lari-lari kecil atau pelan, sebelum memulai pace normal joging atau larimu.

Menurut sebuah laporan dalam AGEN POKER ONLINE TERBAIK , pemanasan mampu membantu meningkatkan temperatur otot dan meningkatkan aliran darah. Hal ini akan membantu meningkatkan performa latihan dan mengurangi risiko cedera otot dan persendian.

2. Tingkatkan intensitas dan jarak lari secara perlahan

Tips berguna banget terutama buat kamu yang baru memulai aktivitas fisik lari maupun joging. Mulailah berlari dengan intensitas dan jarak yang tidak terlalu berat, misalnya sekali seminggu dengan jarak 2 km. Ini bisa membantu mencegah cedera pada hari pertamamu berlari, dan rutinitas berlarimu akan lebih konsisten.

3. Gunakan sepatu lari yang nyaman

Perlengkapan lari utama yang perlu diperhatikan adalah sepatu lari. Tips memilih sepatu yang tepat adalah sepatu harus pas di bagian tumit dan memiliki ruang agar jari-jari kaki dapat bergerak, serta memiliki bantalan yang tebal. Paling baiknya, belilah sepatu yang memang khusus dibuat untuk lari alias running shoes.

4. Perhatikan cara berlari

Cara berlari juga berperan penting untuk menghindari dari cedera. Cara berlari yang benar adalah dengan menapakkan kaki ke tanah seringan mungkin dan tidak mengangkat kaki terlalu tinggi.

Selain itu, posisi tubuh harus tegap, tetapi santai sambil berlari dengan mengayunkan kedua tangan (posisi tangan mengepal). Kunci utamanya adalah berlari sesantai mungkin. Ingat bahwa kamu sedang melakukan joging, bukan sprint.

5. Lakukan squat

Untuk menjaga performa dan terhindar dari cedera, lakukan olahraga squat. Gerakan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan otot bokong, lutut, dan pergelangan kaki. Ketiga bagian tersebut adalah bagian otot yang paling sering mengalami cedera, lho.

6. Lakukan olahraga lain yang low impact

Apabila kamu rutin berlari, disarankan untuk sesekali beristirahat. Pasalnya, berlari adalah olahraga yang high impact, artinya memberikan tekanan yang besar pada tubuh. Untuk itu, ada baiknya sesekali kamu menggantinya dengan olahraga yang low impact seperti berenang atau bersepeda.

Itulah tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar terhindar dari cedera saat berlari atau joging. Pastikan yang kamu dapat dari olahraga hanya manfaatnya saja, ya!AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *